Wakil Bupati Risnawanto Melantik Bamus Nagari Mudik Labuah dan Bamus Nagari Limau Purut Kecamatan Kinali

Wakil Bupati Risnawanto Melantik Bamus Nagari Mudik Labuah dan Bamus Nagari Limau Purut Kecamatan Kinali

Pasbar ( Sumbar ) KOMPAS86.com. Hasil penataan nagari di Nagari Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat dari satu nagari menjadi 16 (enam belas) nagari. Dari 16 nagari, 9 Badan Musyawarah (Bamus) diantaranya sudah dilantik, dan 7 sisanya diharapkan untuk segera dilantik.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Risnawanto ketika melantik 5 anggota Badan Musyawarah (Bamus) Mudik Labuah dan Bamus Nagari Limau Purut Kecamatan Kinali, Jumat (16/6).

Lima anggita Bamus Nagari Mudiak Labuah yakni Sardi Siswanto, Wigiarso, Ibrahim Tanjung, Muhammad Amirin dan Resti Wahyuni. Sedang anggota Bamus Nagari Limau Purut yang dilantik adalah Mujiyono, Syamsur Rozi, Sarino, Tugiono dan Suprihati.

Wakil Bupati Risnawanto dalam sambutanya menjelaskan bahwa penataan nagari merupakan mimpi masyarakat Pasbar untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal. Salah satu mimpi untuk mendapatkan pelayanan maksimal adalah dengan dibentuknya Bamus nagari. Sehingga kelengkapan administrasi di pemerintahan nagari adalah Bamus.

“Untuk itu, saya harapkan camat dan stakeholder terkait lainnya di kecamatan agar mempercepat proses terbentuknya Bamus. Di Kecamatan Kinali ini ada dua nagari induk, yakni Nagari Kinali dan Nagari Katiagan. Di nagari Kinali ini saja penataan nagari awalnya dari satu nagari menjadi 16 nagari,” jelasnya.

Pada Jumat (16/6) lanjutnya, sudah 9 Bamus Nagari yang sudah dilantik. Sisanya 7 nagari lagi agar menjadi perhatian semua pihaknya. Sehingga kelengkapan administrasi di nagari cepat terwujud.

“Kalau Bamus sudah terbentuk semua rencana pembangunan yang sudah disusun akan terwujud. Baik itu penggunaan anggaran di nagari, ataupun roda pemerintahan di nagari,” katanya.

Untuk itu, Wakil Bupati Risnawanto berharap kepada semua masyarakat agar mendukung kelengkapan administrasi di nagari. Karena proses penataan nagari di Kabupaten Pasaman Barat ini memakan waktu yang cukup lama.

“Perjuangan kita untuk penataan nagari ini tidak sebentar. Dimulai dari tahun 2017 lalu sudah direncanakan, artinya lima tahun perjuangan masyarakat dan pemerintah melakukan itu. Semoga dengan perjuangan itu tidak surut dengan diwujudkan terbentuknya Bamus nagari,” tegas Risnawanto.

Setelah itu, kata Risnawanto Bamus dan perangkat nagari harus bekerja sama demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Ingat selalu tujuan dari penataan nagari ini.

“Pasaman Barat ini merupakan satu-satunya kabupaten yang paling banyak melakukan penataan nagari di seluruh Indonesia. Maka dari itu kita harus bersyukur dengan mendukung penuh kelengkapan administrasi di nagari,” ujar Risnawanto.

Jurnalis Donal Siahaan
Editor Basa

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!