Sinergi  Lintas  Sektor Wujudkan  Pembangunan Atasi  Kesulitan  Warga di Bandar Lampung

Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Pembangunan Atasi Kesulitan Warga di Bandar Lampung

Spread the love

Palembang-Kompas86.com.

Hingga sampai saat ini masih membekas dalam ingatan warga pesisir pantai kampung baru tiga (Kabarti) tentang Banjir ROB yang kerap datang menghampiri warga di setiap tahunnya.

Terkadang warga pesisir Kabarti juga harus merelakan sebagian harta bendanya yang rusak akibat terjangan banjir ROB. Hal itu diungkapkan Tedy selaku tokoh masyarakat di Kampung Baru Tiga, Panjang Utara Bandar Lampung.

” Rasa khawatir itu pasti ada, namun kami harus ikhlas dengan lapang dada atas musibah Banjir ROB yang rutin datang setiap tahunnya,” kata Tedy.

Tedy menjelaskan, jika banjir ROB datang rumah warga dengan radius 50 sampai dengan 100 meter dari bibir pantai ikut merasakan dampak dari Banjir tersebut.

Menurut Tedy, tidak ada yang menjadi solusi untuk mencegah banjir ROB selain dengan membangun Talud di bibir pantai Kampung Baru Tiga.

“Jalan satu-satunya cuma dengan membangun Talud di bibir pantai ini, dengan adanya Talud setidaknya bisa meminimalisir debit air yang masuk ke areal perkampungan warga jika banjir ROB kembali datang,” ujarnya.

Selain itu, warga kampung di wilayah pesisir kampung baru tiga juga tampak bersahabat dengan sampah yang menumpuk di bibir pantai akibat terseret ombak.

Hingga pada akhirnya, sampah yang telah menumpuk bertahun-tahun di bibir pantai tersebut menjadi pusat perhatian banyak pihak dan salah satunya adalah Kodim 0410 Kota Bandar Lampung.

Lewat program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-116, satuan Kodim 0410 Kota Bandar Lampung bergerak cepat untuk meminimalisir serta membantu kesulitan masyarakat setempat.

Tidak sendiri, satuan Kodim Kota Bandar Lampung juga melibatkan semua pihak untuk bersama-sama membantu kesulitan yang dirasakan warga Kampung Baru Tiga.

Mulai dari TNI, Polri serta Pemerintah Kota Bandar Lampung dan juga masyarakat setempat ikut andil menjadi solusi serta membantu kesulitan warga Kabarti, sebagaimana tema yang diusung dalam pelaksanaan TMMD kali ini, yakni “Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Pembangunan di Wilayah”.

Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Tri Arto Subagio M.Int.Rel.,MMDS., mengatakan bahwa titik fokus dalam program ini adalah melepas rasa kekhawatiran warga jikalau Banjir Rob kembali datang menghampiri dengan membuat Talud di bibir pantai kampung tersebut.

Lanjutnya, pelaksanaan pembangunan juga menyasar tempat ibadah yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga setempat.

Dandim menyebut, ada dua lokasi perehaban tempat ibadah yang dilakukan. Pertama merehab Mushola di Kampung Baru Tiga dan selanjutnya merehab Mushola di Kampung Pidada Panjang Utara Bandar Lampung.

” Tidak hanya membangun Talud, kita juga melakukan rehab dua unit Mushola yang tujuannya meningkatkan keimanan warga sekitar,” ucap Pria kelahiran Biak, Papua tersebut.

Berdasarkan penuturan warga setempat bahwa dahulu Kampung Baru Tiga ini merupakan kampung yang dijuluki sebagai tempat Prostitusi (Lokalisasi).

Namun seiring berjalannya waktu kampung tersebut tidak lagi dijadikan sebagai lokalisasi karena sebagian dari warga setempat menghendaki agar kampung ini terbebas dari kegiatan-kegiatan yang mengarah kemaksiatan.

” Hingga pada akhirnya, Kodim Kota Bandar Lampung hadir untuk memperindah tempat ibadah dengan merehab Mushola menjadi lebih layak sehingga warga setempat menjadi lebih taat dalam beribadah,” ungkap Kolonel Tri Arto Subagio.

Dandim juga mengapresiasi kekompakan TNI dengan warga dalam mendukung pelaksanaan TMMD di wilayah Panjang Utara Bandar Lampung.

Menurutnya, Lokasi kegiatan TMMD tidak bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat sehingga personel Satgas TMMD dan warga harus bergotong-royong mengangkut material menuju lokasi pembangunan. Terkadang TNI dan warga harus lembur sampai dengan malam hari agar besok paginya material siap untuk digunakan.

“Kekompakan itu saya apresiasi, karena sejatinya keberhasilan TMMD adalah ketika TNI, Polri dan Pemerintah Daerah serta masyarakat manunggal (bersatu) dalam membangun di wilayah” Tandasnya

APRESIASI SERTA DUKUNGAN PELAKSANAAN TMMD

Kegiatan TMMD ke-116 ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah setempat menggelontorkan dana sebesar 1,5 Miliar rupiah untuk mendukung pelaksanaan TMMD di wilayah Kodim 0410 Kota Bandar Lampung.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, akan selalu mendukung TNI dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk pembangunan di wilayah.

“Kalau bisa kegiatan TMMD diadakan setiap tahunnya di Bandar Lampung,” ucap Walikota dengan sapaan Bunda itu.

Dukungan dari Kepala staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman juga ikut dirasakan masyarakat Panjang Utara dalam pelaksanaan TMMD kali ini.

Pasalnya, pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa di wilayah Kota Bandar Lampung dinilai baik oleh Asisten teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Hasan saat meninjau pelaksanaan TMMD pada tanggal 25 Mei 2023.

Aster Kasad mengatakan, TMMD di Bandar Lampung sangat luar biasa, karena menurutnya pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa di wilayah ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota setempat.

” Kalau saya lihat, anggaran yang di alokasikan untuk kegiatan TMMD di wilayah kota Bandar Lampung ini sangat luar biasa,” ujar Aster Kasad.

Terkait hasil pelaksanaan kegiatan TMMD tahun ini Aster mengatakan, bisa ditanyakan langsung kepada warga setempat yang merasakan langsung dampak dari pembangunan yang dilakukan.

” Hasil kegiatan TMMD bisa ditanyakan langsung kepada masyarakat. Karena ini adalah uang rakyat dan harus bisa dipertanggung jawabkan. Alhamdulillah, dari sekian anggaran ternyata Dandim 0410/KBL bisa merehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga,” ungkapnya.

Aster Kadad menambahkan, TNI Angkatan Darat akan memberikan bantuan berupa Keramik sebanyak 7500 meterĀ² kemudian 2 unit Sound System dan Kursi untuk mendukung pelaksanaan TMMD serta membantu kebutuhan masyarakat setempat.

Asa yang dulu terpendam kini terwujud dengan adanya pembangunan Talud di bibir pantai Kabarti melalui program TMMD ke-116 Kodim 0410 Kota Bandar Lampung.

” Terimakasih banyak TNI, mudah-mudahan dengan adanya Talud ini bisa meminimalisir serta mencegah banjir ROB untuk tidak masuk ke perkampungan kami,” ucap Tedy, tokoh masyarakat Kampung Baru Tiga.

Sementara Nurhayati, seorang wanita paruh baya warga kampung Baru Tiga juga ikut merasakan dampak positif dengan adanya program TMMD di kampung tersebut.

Ibarat mendapat durian runtuh, Nurhayati merasa haru saat mengetahui bahwa rumah yang di tinggali selama bertahun-tahun mendapat bantuan bedah rumah dari program TMMD ini.

” Terharu pak saat tau rumah saya mau di rehab oleh TNI,” ucap Nurhayati.

Tapi sekarang, Nurhayati tak lagi merasakan dinginnya udara malam yang tembus dari sisi-sisi celah dinding yang bocor akibat termakan zaman.

Nurhayati juga tidak lagi bingung saat hujan angin menerpa Kampung Baru Tiga. Atap rumahnya yang bocor kini telah berubah menjadi baru lewat sentuhan Program TMMD tersebut.

“Alhamdulillah, saya senang sekali. Rumah yang dulu terlihat kumuh dan tak layak, sekarang sudah menjadi lebih sangat baik karena TNI. Terimakasih TNI,” tutur Nurhayati.

SASARAN FISIK.

Dalam pelaksanaan TMMD ini, satuan Kodim 0410 Kota Bandar Lampung melaksanakan berbagai pembangunan di dua lokasi, pertama di Kampung Baru Tiga Panjang Utara dan kemudian pembangunan di Kampung Pidada Panjang Utara Bandar Lampung.

Adapun sasaran fisik pembangunan, antara lain:

1. Pembuatan Talud Penahan Ombak Uk.150 m RT 02 LK l Kampung Baru Tiga

2. Pemasangan Paving block di Gg. I sepanjang 1×50 m RT. 02LK. I Kampung Baru Tiga.

3. Pemasangan Paving block di Gg. 2 (RT. 02 Lk. I Kampung Baru Tiga.

4. Rabat Beton di RT. 01 Lk. I Uk. 2×28 m di Kampung Baru Tiga.

5. Rabat Beton di RT. 03 Lk. I Uk. 1,5×138 m di Kampung Baru Tiga.

6. Perehaban Balai Pertemuan Warga RT. 01, LK. 1 Kampung Baru Tiga.

7. Rehab MCK Musholla Nurul Jannah RT. 2 Lk. I Kampung Baru Tiga.

8. Pemasangan Paving block (RT. 01) Uk. 1,2×134 m di Kampung Baru Tiga.

9. Perehaban Musholla Raudhatul Jannah RT. 01 Lk. III di Kampung Baru Tiga.

10. Talud Penahan Longsor di RT. 18 Lk. II Kampung Pidada.

11. Rabat Beton Gg. I di RT. 18 Lk. II Kampung Pidada.

14. Rabat Beton Gg. 2 di 2 titik (RT. 18 Lk. II Kampung Pidada.

15. Rehab Musholla Miftahul Jannah Kampung Pidada RT.

16. Pembuatan Pos Ronda RT. 17 Lk. II Kampung Pidada.

17. Pembuatan Pos Ronda RT. 18 Lk. II Kampung Pidada.

18. Pembuatan Drainase RT. 18 Lk. II Kampung Pidada.

19. Pembuatan Sumur Bor RT. 18 Lk. II Kampung Pidada.

20. Pembuatan Posyandu RT. 17 Lk. II Kampung Pidada.

21. Rehab Gapura RT. 17 Lk. II Kampung Pidada.

22. Pembuatan Gapura Baru RT. 16 Lk. II Kampung Pidada.

23. Pemasangan Paving Block RT. 16 Lk. II Kampung Pidada.

24. Rehab Aula RT. 16 Lk. II Kampung Pidada

25. Rabat Beton di 3 titik dan Talud (RT. 17 Lk. II Kampung Pidada.

26. Rabat Beton RT. 17 Lk. II Kampung Pidada.

SASARAN NON FISIK.

Selain melaksanakan pembangunan, Kodim 0410 Kota Bandar Lampung juga menyelenggarakan kegiatan Non fisik seperti:

1. Menyelenggarakan kegiatan penyuluhan Wawasan Kebangsaan kepada masyarakat Panjang Utara.

2. Menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Bela Negara bagi masyarakat Panjang Utara.

3. Menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan KB Kesehatan untuk masyarakat Panjang Utara.

4. Menyelenggarakan enyuluhan Kamtibmas dan SPIS untuk masyarakat Panjang Utara.

5. Dan kemudian, menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular)

6. Menyelenggarakan kegiatan Posyandu untuk masyarakat Panjang Utara.

7. Menyelenggarakan Penyuluhan Kangker Serviks untuk masyarakat Panjang Utara.

8. Menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Stunting untuk masyarakat Panjang Utara.

9. Menggelar kegiatan pasar murah (Bazar) dan Pengobatan Gratis untuk masyarakat.

10. Dan kemudian menyelenggarakan kegiatan Donor Darah dengan peserta TNI, Persit di lingkup Kodim Kota Bandar Lampung serta masyarakat.

SASARAN TAMBAHAN.

Pelaksanaan TMMD Kodim 0410 Kota Bandar Lampung juga memiliki sasaran tambahan, meliputi:

1. Melaksanakan bedah rumah tidak layak huni milik warga di Kampung Baru Tiga Panjang Utara Bandar Lampung.

2. Kemudian melakukan, pengecatan Musholla di Kampung Baru Tiga.

3. Melaksanakan Rehab Gapura di Kampung Baru Tiga.

4. Pengecatan Pagar Pembatas di Kampung Pidada.

5. Dan selanjutnya, membuat Taman di Kampung Baru Tiga Panjang Utara, Bandar Lampung.

Editor, “(RUDI H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *