Pasien RS Hanafi Muara Bungo Pengguna BPJS Keluhkan Pelayanan, Minta Direktur di Copot

Pasien RS Hanafi Muara Bungo Pengguna BPJS Keluhkan Pelayanan, Minta Direktur di Copot

 

Bungo (Jambi) Kompas86.com__, Rumah sakit Hanafi yang berada di pasir putih kabupaten Bungo provinsi Jambi menuai keritikan, baik itu dari pasien yang rawat inap maupun yang baru datang untuk rawat inap. bingungnya Pasien yang menggunakan BPJS baik dari luar kabupaten Bungo dan pasien rujukan di RS STS kab Tebo serta dari luar Bungo Tebo-jambi.

 

Saat awak media mencoba untuk mengkomfirmasi kepada salah satu pegawai Rumah sakit Hanafi yang berada di pasir putih kabupaten Bungo, dan meminta kelarifikasi terkait pasien yang mengunakan program pelayanan BPJS.

 

Awak media juga mencoba komunikasi kepada kepala ruang rawat inap, atau kepada Direktur rumah sakit Hanafi Bapak Edi Mustafa. Namun pihak pegawai RS Enggan beri keterangan soal tata cara pelayanan pasien BPJS ini.

 

Karena pasien ketika di rawat hanya di ganti infus, sementara dokter rumah sakit tersebut belum ada yang control dan memberi arahan dalam penanganan pasien yang mengalami struk ringan dan berat.

 

Ketika awak media ber komunikasi kepala bagian sekretariat BPJS saat di komfirmasi ia merasa marah bahkan ia mengungkapkan ini rumah sakit mana kok tidak komunikasi lagi kepada pihak BPJS baik cara pelunasan Tunggakkan maupun denda yang harus di bayarkan kepada pasien pengguna BJPS tersebut.

 

Kami meminta kepada Bupati Bungo mashuri, dan juga kepada kepala dinas kesehatan kabupaten Muaro Bungo. Untuk dapat memanggil dan menindak lanjuti apa yang masyarakat keluhkan dan apa yang dirasakan.

 

Kami minta agar pihak rumah sakit HANAFi Muaro Bungo terutama Direktur di ganti dan copot dari jabatannya, karena dari hasil pantauan kami sewena-wena dalam melayani pasien yang mengunakan BPJS.

 

karena baik dari dokter, petinggi maupun kepala ruang rumah sakit tersebut diduga tidak pernah menjalankan tugasnya sesuai (SOP) dengan baik seperti kroscek pasien tanya keluhan pasien dan lain sebagainya.

 

Intinya, bupati kabupaten Bungo harus copot direktur RSUD Hanafi karena menurut kami sudah gagal menjadi pemimpin ucap salah satu keluarga pasien dengan wajah kesal.

 

S/IJL

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!