Dugaan Kekerasan Seksual Yang Menimpa RMS Masuk Dalam Tahap Pengumpulan Bukti-Bukti

Dugaan Kekerasan Seksual Yang Menimpa RMS Masuk Dalam Tahap Pengumpulan Bukti-Bukti

KARO (SUMUT) KOMPAS86.com__,
Melalui pemberitaan media online sebelumnya, terkait dugaan seksual yang menimpa RMS wanita (20), asal Kota Kabanjahe, yang dilakukan oleh RPM pria (27), kini masuk dalam tahap pengumpulan bukti-bukti.

Atas hal tersebut, RMS, sempat melakukan pengaduan ke Polda Sumut pada 21 Februari 2024 dengan nomor LP/B/200/SPKT/Polda Sumut, yang diberikan pada Polres Tanah Karo guna melakukan penyidikan pada tanggal 26 Februari 2024 lalu.

Sebelumnya, menurut RMS, Polres Tanah karo telah mengirimkan surat SP2HP pada tanggal 22 Juni 2024 lalu. Dinyatakan bahwa dalam pemberitahuan ini yaitu pihak penyidik dalam perkara ini, unit PPA Polres Tanah Karo memintai keterangan RPM.

Berdasarkan hal tersebut dan dalam upaya mengetahui perkembangan masalah yang menimpa dirinya. RMS-pun kian terua bertanya pada IPDA Sri Wahyuni Ginting, selaku Kanit PPA Polres Tanah Karo.

“Maaf ya dek lama baru saya balas nanti kamu kirain saya tidak peduli, soalnya tadi saya lagi diluar ada kerjaan. Coba kamu chat ibu Siti agar dikirim surat SP2HP-nya sama kamu ya” kata Kanit PPA, Via Whatsapp pada RMS Senin, (08/07/2024).

“Kami lagi kumpulin bukti-bukti dek sabar kamu ya” tutup Kanit.

Atas upaya mengetahui perkembangan masalah tersebut, hingga saat ini Bripka Siti Zaima Batubara (penyidik pembantu), belum dapat memberikan keterangan.

Ketika ditanyai kembali, Kanit PPA Polres Tanah Karo, via Whatsapp mengatakan “oke dek, biar diingatkan pada ibu Zaimanya” ketik Kanit pada RMS Via Whatsapp Selasa, (09/07/2024).

Berdasarkan hal tersebut, RMS, beserta keluarganya, berharap penuh agar pihak Polres Tanah Karo dapat memberikan informasi perkembangan atas masalah ini.

“Kami keluarga meminta dan berharap agar pihak unit PPA Polres Tanah Karo dapat memberikan informasi terkait perkembangan masalah yang menimpa keluarga kami dan kami juga berharap penuh agar masalah ini dapat diselesaikan pihak penyidik dengan cepat agar tidak selalu menjadi beban pada kami” ujar RMS bersama dengan kedua orangtuanya pada wartawan Selasa, (09/07/2024).

Atas hal tersebut diatas, RMS-pun kembali meminta keterangan Bripka Siti Zaima Batubara (penyidik pembantu), Via Whatsapp pada Rabu, (09/07/2024).

“Sp2hp sudah kami kirim kemrin ibu, Penjelasannya ada di Sp2Hp” ketik Bripka Siti Zaima Batubara pada RMS.

#(Yogi Barus)#

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!