Dandim 0416.Bute. Letkol Inf Arief Widyonto.SE.M.Han Dan Kapolres  Bungo .AKBP Singgih Hermawan.S.I.K .M.A.P

 

BUNGO jambi kompas86.com
Dandim 0416/Bute Letkol Inf Arief Widyanto, S.E.M.Han, dan Kapolres Bungo AKBP Singgih Hermawan, S.I.K. M.A.P, bersama-sama melaksanakan melayat ke rumah warga yang meninggal dunia akibat banjir, almarhum bapak Ridwan, di Desa Pasar Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Minggu .24/01/2024.

Almarhum bapak Ridwan diketahui meninggal dunia setelah berusaha menyelamatkan dua anak yang terseret banjir di Desa Pasar Lubuk Landai. Berkat usahanya, dua anak tersebut berhasil selamat, namun sang Bapak Ridwan, terseret arus banjir dan pingsan setelah di bawah ke dokter bapak ridwan dinyatakan meninggal setelah usaha penyelamatan yang gigih.

Dalam kunjungan duka ini, Dandim 0416/Bute Letkol Inf Arief Widyanto dan Kapolres Bungo AKBP Singgih Hermawan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum. Keduanya menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dan berharap keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menghadapi cobaan ini.

Letkol Inf Arief Widyanto menyampaikan, “Kami turut berduka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Beliau telah berjuang dengan segala daya dan upayanya untuk menyelamatkan sesama. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.”tuturNya

Kapolres Bungo AKBP Singgih Hermawan menambahkan, “Kami hadir di sini untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum. Semoga kita semua dapat bersama-sama mengatasi dan mendukung keluarga yang ditinggalkan agar tetap kuat di tengah cobaan ini.”ungkapNya

Kejadian ini merupakan dampak dari banjir yang melanda Desa Pasar Lubuk Landai, dan pihak TNI dan Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam. Semua pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang dan berupaya untuk meningkatkan kewaspadaan serta mitigasi risiko bencana di wilayah tersebut. tutupnya ……tar

Editor:nawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!