Pidato Perdana di Hadapan DPRD dan Rakyat KKT, Moryolkosu Sampai 6 Strategi

Pidato Perdana di Hadapan DPRD dan Rakyat KKT, Moryolkosu Sampai 6 Strategi

Saumlaki (Tanimbar) KOMPAS86.com
Pasca dilantik sebagai Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar, pada 28 Mei lalu, hari ini, Rabu (21/6), untuk pertama kalinya Ruben B Moriolkossu, menyampaikan pidato perdananya dihadapan Gubernur Maluku Murad Ismail, yang diwakili Karo Pemerintahan Setda Provinsi Maluku Dominggus Kaya, pimpinan dan anggota DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala kepala desa, pengusaha, pimpinan partai politik, pimpinan organisasi kemasyarakatan, pemuda, ASN serta masyarakat di Bumi Duan Lolat. Penyampaian pidato perdananya ini berlangsung di Gedung Kesenian Saumlaki, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD KKT.

Dalam isi pidatonya, Moriolkossu menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada mantan Penjabat Bupati periode 2022 – 2023 Daniel Edward Indey, beserta Istri Ny. Ann Indey, yang telah meletakan dasar pemerintahan transisi ini. Untuk rakyat Bumi Duan Lolat, dirinya mengakui sungguh bahwa jabatan ini adalah tanggungjawab yang diberikan Tuhan kepada dirinya. Untuk itu, Moriolkossu berharap dan membutuhkan dukungan dan topangan dari semua pihak agar bahu-membahu, baku gandeng dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Bumi Duan Lolat tercinta.

“Sebagai pemimpin daerah yang ditunjuk pemerintah, maka wajib tentukan program prioritas. Afirmasi kebijakan yang saya ambil telah dilakukan kesesuaian dengan RPJM Nasional dan Provinsi serta daerah tahun 2023-2024,” ungkapnya.

Dia juga katakan, kalau prioritas kebijakan yang diambilnya bukan hal yang baru, melainkan hasil analisis sesuai aturan bupati tentang rencana pembangunan daerah, dimana kebijakan tersebut didasarkan pada 6 isu strategis. Diantaranya tingginya angka kemiskinan, rendahnya pertumbuhan ekonomi, rendahnya kualitas sumber daya manusia, rendahnya kesadaran masyarakat tentang lingkungan hidup dan ketahanan bencana, rendahnya infrastruktur, serta rendahnya tata kelola pemerintahan.

#Agus Masela#

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!