Pasangan Suami Istri Jadi DPO Polisi, Gara Gara Gelapkan Motor Vario Dengan Modus Dalih Mau Berobat

Pasangan Suami Istri Jadi DPO Polisi, Gara Gara Gelapkan Motor Vario Dengan Modus Dalih Mau Berobat

KOMPAS86.Com, Lampung-Selatan, Suami Istri Telah menggelapkan Sebuah motor Honda vario  keluaran tahun 2024 dengan Nopol BE 2066 DBT warna merah Maron, dengan Modus meminjam hendak mengantarkan anaknya berobat kerumah sakit Minggu (02/06/2024).

Kronologis Kejadian Ahmad Muzakir dan Lina adalah korban warga dusun kayu tabu  Desa kelawi kecamatan bakauheni kabupaten lampung selatan, Telah kedatangan tamu suami istri yang sedang mencari pekerjaan,

Muzakir dan Lina merasa iba dan tidak menaruh rasa curiga karna suami istri tak ada pekerjaan alias pengangguran, akhirnya muzakkir dan istri sepakat menerima dan bekerja dilahan sebagai tukang ngurus kebun dan sang  istri pelaku Sebagai ART,

Singkatnya Selama enam bulan bekerja, muzakkir dan  lina tak menaruh rasa curiga dan tak ada gelagat apa-apa dan itupun baik baik saja selama ia bekerja di kebun paparnya

Namun pada hari kamis  malam jumat tanggal 16 Mei 2024, pukul 20:00 WIB, pelaku AN Zn dan Dn pasangan suami istri mulailah menjalankan aksi dengan modus meminjam motor dengan alasan mau pulang ke kampung penengahan dengan alasan mau mengobati anaknya kerumah sakit

Akhirnya korban Muzakir dan Lina tak merasa curiga karna suami istri sudah bekerja sebagai ART di rumahnya, kemudian motor Vario merah yang barusan dua bulan beli dari dealer  dengan  kreadit angsuran cicilan bulanan

Setelah motor lamanya dipinjam dari hari sabtu malam jumat tanggal 16 Mei 2024 sekitar jam 20:00 tak pernah kunjung pulang, akhirnya Muzakir menelepon pelaku Zn Rhm kemudian menjawabnya, dengan singkat ka saya blm bisa pulang, lagi ngurus anak saya gara gara istri saya marah  Jelasnya Muzakir kepada media,

Pada hari jumat sore jam 15:00 istri pelaku Dn Pamitan sama Muzakir  dengan alasan mau mengobatinya anaknya karna belum sehat,

Setelah  dua hari lamanya sang pemilik motor sadar, ko motor yang dipinjam tidak kunjung pulang, pas begitu di tlpn si pelaku nomor hpnya sudah tidak aktif lagi,

“Kemudian ditelusuri kerumah orang tuanya untuk menanyakan keberadaan Zaini dan Dian, namun jawaban orang tua (KS) bermaksud ingin menanyakan alamat istri pelaku dengan jawaban orang tua, dia datang kesini aja sudah bawa anak gimana tau alamatnya dalih orang tua kepada korban

Selanjutnya Pada sabtu malam minggu pukul 20:00  Muzakir datang ke kantor mpolsek penengahan polres lamsel membuat,

“Iptu mustholih kapolsek penengahan membenarkan dengan adanya warga dusun kayu tabu telah membuat laporan bahwa motornya telah di pinjam dan tak kunjung pulang, pelaku saat ini menjadi DPO polsek penengahan polres lampung Selatan
Tutupnya

1. Pasal 378 KUHP
Dalam pasal ini diatur mengenai pasal penipuan yang mana menyatakan bahwa barang siapa yang memiliki maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan cara melawan hak baik menggunakan nama palsu atau keadaan palsu baik menggunakan akal sehat dan tipu muslihat ataupun dengan karangan perkataan bohong, membujuk seseorang agar memberikan barang, membuat hutang atau menghapuskan piutang maka akan dihukum dengan penipuan yang hukumannya penjara maksimal 4 tahun.

(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!