Diduga Program Pisew di Cibungur Material Tak Berkualitas Aktivis FPR Angkat Bicara

Diduga Program Pisew di Cibungur Material Tak Berkualitas Aktivis FPR Angkat Bicara

Pandeglang (Banten) Kompas86.Com – Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew) di Desa Cibungur Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, diduga menggunakan bahan material tak berkualitas.

Berdasarkan pantauan awak media, Rabu 14 yg Juni 2023 terlihat bahan material berupa pavink blok dan kastin tak berkualitas, sebab banyak ditemukan adanya kerusakan atau pecah pada bahan material yang dipasang.

Padahal anggaran yang dilaksanakan untuk kegiatan pengembangan antar desa itu, cukup besar menelan anggaran 500juta yang bersumber dana dari APBN dari Kementrian PUPR Direktoral Jendral Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Banten.

Sementara berdasarkan keterangan Sekdes Cibungur pekerjaan Pisew di Desanya, Dani, mengatakan bahwa pekerjaan tersebut tengah dikerjakan, diperkirakan baru 70 persen.

“ Masih tahap pengerjaan, kurang lebih baru selesai di 70 persen,” ucap singkat Sekdes di ruang Kantor Desa Cibungur (14/6/2023).

Ditempat yang berbeda, Aan Andrian dari Aktivis Front Pendamping Rakyat (FPR) Kabupaten Pandeglang, menegaskan bahwa berdasarkan hasil dari pekerjaan tersebut kuat dugaan menggunakan bahan material yang tidak berkualitas.

“ Menurut saya bahan materialnya bukan dari perusahan Holiwood Cilegon, meskipun betul sama pavink block juga, akan tetapi bangunan harus mengedepankan kualitas, terlebih pavink block yang dipasang cukup lebar yakni 3 meter, sehingga harus diperhatikan bahan materialnya berkualitas atau tidak,” tegasnya.

Karena adanya hal tersebut, awak media mencoba mencari no Ketua Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) yang bernama Ahmad malik, namun sayangnya sampai berita ini diterbitkan awak media belum juga mendapatkan no Ketua KKAD di Desa Cibungur itu.
(Heru)#

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!