Desa Kendengsidialit Menyisakan Satu Anak yang Mengalami Stunting, Pemerintah dan Masyarakat Bergerak Bersama

Desa Kendengsidialit Menyisakan Satu Anak yang Mengalami Stunting, Pemerintah dan Masyarakat Bergerak Bersama

Jepara Jateng-kompas86.com

Masih terdengar gemuruh suara anak-anak bermain di Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Namun, sayangnya, di antara keceriaan mereka, terdapat satu anak yang harus menghadapi kondisi yang mengkhawatirkan, yaitu stunting. Stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan fisik dan perkembangan anak terhambat akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, stunting telah menjadi isu kesehatan masyarakat yang memprihatinkan di Kabupaten Jepara. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kesadaran dan memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak, termasuk melalui program pemberian makanan tambahan dan pendidikan gizi.

 

Desa Kendengsidialit yang terletak di Kecamatan Welahan, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menghadapi tantangan dalam mengatasi masalah stunting di kalangan anak-anak karena masih ada satu anak yang butuh perhatian serius.

Pemerintah Desa Kendengsidialit, dibantu oleh Puskesmas setempat dan dinas kesehatan pemerintah Kabupaten Jepara, telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini. Beberapa program dan kegiatan telah diluncurkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi yang seimbang dan perawatan yang baik pada masa pertumbuhan anak.

 

Salah satu langkah yang diambil adalah menyediakan program pangan tambahan untuk anak-anak yang berisiko mengalami stunting. Program ini bertujuan untuk memastikan asupan gizi yang mencukupi bagi anak-anak di desa ini Kendengsidialit.

 

Selain itu, pemerintah desa juga melakukan kampanye penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan yang sehat dan perawatan anak yang baik. Dalam kegiatan ini, peran aktif dari para ibu dan keluarga sangat ditekankan, karena mereka memiliki peran krusial dalam memberikan asupan gizi yang seimbang dan perawatan yang memadai untuk anak-anak.

 

Kepala Desa Kendengsidialit, Kahono Wibowo kepada KOMPAS86. COM di ruang kerjanya mengatakan, “Kami sangat prihatin masih adanya satu anak yang stunting di desa kami. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam mengatasi masalah ini. Kesehatan dan masa depan anak-anak kami adalah prioritas utama kami.”

 

Masih kata Kahono Wibowo yang biasa di panggil pak Blangkon, menyatakan bahwa Upaya kolektif dari pemerintah dan masyarakat Desa Kendengsidialit diharapkan akan memberikan hasil positif dalam mengatasi masalah stunting. Dengan kesadaran dan tindakan yang terus menerus, diharapkan semua anak di desa ini dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat, pungkas pak Blangkon.

 

(Rud)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!