Anggaran Perbaikan Jembatan Senilai 41 Juta di Desa Krasak Dialihkan untuk Belanja Tosa Sampah

Anggaran Perbaikan Jembatan Senilai 41 Juta di Desa Krasak Dialihkan untuk Belanja Tosa Sampah

BREBES Jateng-kompas86.com

– Rencana perbaikan jembatan di RW 2 (komplek Mushola Nurul Huda) Desa Krasak, Kecamatan Brebes belum bisa terealisasi di tahun 2023 ini. Pasalnya, pemerintah desa setempat akan mengalihkan anggaran tersebut untuk belanja kendaraan.

 

Kebijakan mengalihkan anggaran tersebut pun ke sesalkan oleh petani di desa itu. Pasalnya, selama ini jembatan tersebut sudah rusak, dan sulit dilewati untuk membawa hasil pertanian warga.

 

Sahroni, salah satu petani di desa itu mengeluhkan hal itu. Menurutnya, usulan perbaikan jembatan sudah dilakukan melalui musyawarah desa. Dan di tahun 2023 ini anggaran perbaikan telah dimasukan ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) 2023.

 

Namun dalam perjalannya, pihak desa mengalihkan anggaran pembangunan jembatan senilai Rp.41 juta untuk membeli kendaraan jenis Tosa pengangkut sampah.

 

“Jembatan ini kan sangat diharapkan petani, apalagi akibat kerusakan itu, air kerap meluap ke areal pertanian. Dan ini sangat merugikan bagi petani,” terang dia. Dan yang lebih parahnya lagi, lanjut dia, pengalihan anggaran tersebut tidak diawali dengan musyawarah desa terlebih dulu.

 

Sementara, Kepala Desa Krasak Darsono ditemui di balai desa Kamis 22 Juni 2023 membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pembelian kendaraan Tosa sampah sangat krusial mengingat saat ini 3 unit Tosa yang digunakan untuk mengangkut sampah warga dalam keadaan rusak.

 

“Kebutuhan Tosa sampah sangat mendesak, sehingga anggaran untuk perbaikan jembatan kami alihkan untuk belanja Tosa sampah,” terang dia. Hanya saja, lanjut dia, untuk belanja satu unit Tosa Sampah diambilkan dari dana talangan BUMDes senilai Rp.41 Juta. Nantinya, uang tersebut akan diganti setelah ada pencairan Dana Desa (DD).

 

“Kita sudah belanja satu unit Tosa senilai 41 juta menggunakan dana talangan dari BUMDes. Nantinya uang tersebut akan kita kembalikan dari Dana Desa,”jelasnya.

 

Darsono juga mengaku kalau pengalihan anggaran itu juga sudah atas persetujuan BPD. “Ya kita sudah ada rapat kecil, dan sudah mendapat persetujuan dari BPD,”tambah dia. Hanya saja, untuk berita acara pengalihan anggaran itu belum dilakukan karena harus menunggu proses pencairan.

 

“Berita acaranya nanti kalau sudah ada pencairan dan pengembalian ke BUMDes,”tandasnya. Kades berdalih kalau hal itu juga sudah dikonsultasikan ke Dinpermades Kabupaten Brebes.

 

Dan untuk perbaikan jembatan sendiri, lanjut dia, nantinya akan kembali dianggarkan di tahun berikutnya.

Leo Bardi kaperwil Jateng

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!